Frasa Bahasa Jepang Praktis untuk Memperlancar Komunikasi di Dunia Kerja Jepang

Begitu memasuki dunia kerja, Anda akan langsung menyadari bahwa memiliki keterampilan saja tidaklah cukup untuk membawa Anda ke jenjang yang lebih jauh. Anda juga membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik bila ingin meningkatkan karir. Hal ini terutama berlaku di Jepang, yang menerapkan komunikasi sebagai bentuk seni kompleks yang penuh dengan intrik dan konvensi tersembunyi. Orang Jepang jarang sekali memberikan jawaban langsung atas pertanyaan dan permintaan sederhana. Oleh karena itu, Anda harus selalu berhati-hati terhadap pemilihan kata dan berpikirlah dahulu sebelum berucap. Pada artikel kali ini, kami akan memperkenalkan beberapa frasa dan eskpresi bahasa Jepang yang pasti dapat membantu memperlancar komunikasi Anda di dunia kerja Jepang.

Cara Orang Jepang Mengatakan “Tidak

PIXTA

Saat berbicara dengan klien di Jepang, Anda harus mengamati reaksi dan mencari tahu apakah yang mereka ucapkan mengandung makna yang sebenarnya atau tidak. Contoh, Anda merekomendasikan atau mengusulkan sesuatu kepada klien, lalu mereka menjawab dengan berkata “Kentou shimasu” (検討します / Kami akan mempertimbangkannya). Jika Anda masih pemula dalam memahami permainan kata bahasa Jepang, jawaban tersebut mungkin memberi Anda harapan. Namun, pada banyak kasus, itu justru berarti sebaliknya karena frasa ini sering digunakan di Jepang untuk mengatakan “tidak” dengan sopan tanpa benar-benar mengatakan “tidak”.

Tanggapan lain yang cenderung mengindikasikan “tidak” adalah “Mou ichido kangaemasu” (もう一度考えます / Kami akan memikirkannya lagi) dan “Mochikaette kentou shimasu” (持ち帰って検討します / Beri kami waktu untuk mempertimbangkannya). Demikian pula dengan frasa lain seperti “Zensho shimasu” (善処します / Kami akan menanganinya dengan tepat), yang umum dimanfaatkan hanya untuk mengulur waktu, bukan janji untuk melakukan sesuatu.

Jika datang giliran Anda untuk menolak seseorang dengan sopan, Anda dapat mencegahnya mengambil tindakan lebih lanjut dan mengakhiri percakapan menggunakan frasa “Hitsuyou na baai wa kochira kara renraku suru” (必要な場合はこちらから連絡する / Kami akan menghubungi Anda bila diperlukan).

Keluhan Halus Tentang Kinerja Rekan Kerja

PIXTA

Menyampaikan maksud tersirat juga sering terjadi di antara rekan kerja. Orang Jepang memang sangat ahli dalam memberikan komentar sarkastik di balik tampilan yang ramah. Mereka akan berpura-pura prihatin atas permasalahan yang Anda alami dengan berkata “Taihen sou na shigoto desu yo ne” (大変そうな仕事ですよね / Perkerjaan ini sepertinya berat, ya), atau mengatakan “Jikkuri yaru taipu nan desu ne” (じっくりやるタイプなんですね / Anda tipe yang bekerja perlahan, tetapi pasti), atau bahkan berpura-pura memberikan pujian seperti “Majime desu yo ne” (真面目ですよね / Anda tekun, ya). Padahal, semuanya mengisyaratkan hal yang sama, yaitu kinerja Anda tidak bagus!

Tentu saja, ada rekan kerja yang memang mengerti masalah dan tulus memuji Anda, tetapi semua frasa tersebut sering kali diucapkan untuk secara halus mengeluhkan efisiensi Anda. Contoh lain, “Ooraka nan desu ne” (おおらかなんですね / Anda orang yang easygoing) menyiratkan bahwa Anda ceroboh, dan “Kicchiri shitemasu yo ne” (きっちりしてますよね / Anda orang yang punya prinsip) berarti Anda terlalu kaku. Ketika berkomunikasi dengan orang Jepang, Anda harus sangat memperhatikan kata-kata yang dilontarkan agar bisa menangkap makna sesungguhnya.

Hati-Hati dengan Atasan Anda

PIXTA

Meningkatnya jumlah orang yang mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap atasan juga telah menjadi topik hangat di Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Dengan adanya perubahan budaya kerja dan generasi muda mulai merangkul individualitas, semakin mudah bagi orang untuk menyampaikan pendapat mereka tentang sikap atasan, meskipun secara tidak langsung.

Bagi yang ingin menyampaikan keluhan, lakukanlah dengan bijaksana seperti membuat laporan kepada atasan. Misalnya, menggunakan frasa “Senjitsu no goshiteki wo fumaete…” (先日のご指摘を踏まえて / Mengikuti instruksi Bapak/Ibu beberapa waktu lalu) untuk mengingatkan mereka bahwa Anda hanya melakukan apa yang diperintahkan, atau sisipkan frasa “Hayaku seichou shitai desu!” (早く成長したいです!/ Saya ingin cepat berkembang!) untuk mengisyaratkan bahwa Anda sedang mencari tawaran pekerjaan lain.

Di samping itu, apabila atasan Anda terlihat akan berbicara panjang lebar, segera tutup peluang itu dengan berkata “Kanchigai ga aru to ikenai no de, meeru de onegai dekimasu deshou ka” (勘違いがあるといけないので、メールでお願いできますでしょうか。/ Bisakah pembicaraan ini dilakukan melalui email agar tidak terjadi kesalahpahaman?). Frasa cerdas ini tidak hanya dapat menghemat waktu, tetapi juga memberi Anda kesempatan membuat dokumen tertulis yang bisa digunakan untuk menyelesaikan argumen di masa mendatang. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, jadi lebih baik sedia payung sebelum hujan. Namun, Anda perlu mengenal karakter atasan Anda terlebih dahulu. Strategi di atas kecil kemungkinannya untuk berhasil jika atasan Anda adalah tipe orang yang mengharuskan Anda mencatat hal-hal penting saat ia berbicara.

Cara Menghindari Masalah dengan Rekan Kerja

PIXTA

Anda mengalami masalah dengan rekan kerja? Mereka berusaha lepas tangan dari pekerjaan dan mengalihkannya kepada Anda? Jangan langsung tancap gas. Jadilah orang bermatabat dan tersenyum dengan percaya diri sambil mengatakan “Watashi ga yatte iin desu ka?” (私がやっていいんですか?/ Apakah tidak apa-apa saya yang mengerjakannya?), yang mengandung makna tersirat “Bukankah ini pekerjaan Anda? Anda harus mengerjakannya sendiri”. Anda juga dapat menggunakan frasa “Ima te ga ippai de hikiukeru no ni chotto muzukashii, gomennasai, mata koe wo kakete kudasai” (今手がいっぱいで引き受けるのにちょっと難しい、ごめんなさい。また声をかけてください / Maaf, sekarang saya sedang banyak pekerjaan. Kapan-kapan kalau ada yang bisa saya bantu bilang saja) untuk membela diri dari niat terselubung rekan kerja.


Mencari tahu apa yang sebenarnya dikatakan orang lain, memilih kata-kata yang tepat, dan berpikir sebelum berucap adalah hal yang sangat penting di dunia kerja. Upayakan jaga sikap dan mulut Anda serta jangan termakan emosi saat ada masalah. Apalagi menjelekkan orang lain atau atasan kepada rekan kerja karena itu justru bisa menjadi boomerang untuk Anda. Pelajari panduan kami dengan cermat, lalu coba terapkan agar komunikasi di tempat kerja Anda menjadi lebih lancar.

Kredit Gambar: PIXTA

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

2 Shares:
You May Also Like