Wajib Tahu! Frasa Bisnis Jepang yang Sering Salah Digunakan

Kunci keberhasilan dalam dunia bisnis Jepang adalah belajar berbicara sopan dan profesional, tetapi itu tidaklah mudah. Dengan begitu banyak cara berbeda untuk mengatakan hal yang sama, Anda mungkin kesulitan mengetahui apa yang sebaiknya dikatakan dan kapan mengatakannya. Pelajari 12 frasa bisnis Jepang yang mudah salah berikut ini, biasakan diri untuk menggunakannya, dan buat rekan kerja atau atasan kagum dengan keterampilan Anda!

ご苦労さまです (Gokurosama Desu)

Ungkapan “Gokurosama desu” (Terima kasih atas usaha dan kerja keras Anda) hanya digunakan saat menyapa bawahan. Untuk berterima kasih kepada rekan kerja atau atasan Anda atas kerja keras mereka, gunakan “Otsukaresama desu” (お疲れさまです).

PIXTA

了解しました (Ryokai Shimashita)

Ungkapan 了解しました (Saya mengerti) pada praktiknya bukan kata sopan karena “ryokai” mengandung sedikit “pengakuan” atau “persetujuan” sehingga tidak pantas digunakan kepada senior atau atasan. Kebanyakan orang akan merasa tidak senang ketika mendengar “Ryokai shimashita!” atau “Ryokai desu!” terucap dari bawahan mereka. “Shochi shimashita” (承知しました) atau “Kashikomarimashita” (かしこまりました) adalah pilihan frasa yang lebih baik dan sopan.

大変参考になりました (Taihen Sanko ni Narimashita)

Kata “sanko” pada kalimat 大変参考になりました (Anda sangat membantu) membuat Anda terdengar seperti sedang berbicara dengan bawahan. Jika yang menjadi lawan bicara adalah atasan atau seseorang yang posisinya lebih tinggi, Anda harus menggunakan “Taihen benkyou ni narimashita” (大変勉強になりました / Saya belajar banyak dari Anda) ketika berterima kasih atas bimbingan atau bantuan mereka.

すいません (Suimasen)

“Suimasen” atau “sumimasen” (すみません) terlalu kasual digunakan kepada orang dengan jabatan lebih tinggi, jadi hindari penggunaannya di lingkungan kerja. Frasa tersebut berfungsi ganda, bisa sebagai ungkapan “terima kasih” dan “maaf” dalam bahasa Jepang. Lebih baik Anda menggantinya dengan frasa yang lebih formal: “Arigato gozaimasu” (ありがとうございます) untuk mengucapkan terima kasih, dan “Moshiwake gozaimasen” (申し訳ございません) untuk meminta maaf.

PIXTA

私には役不足です (Watashi ni wa Yakubusoku Desu)

Jika Anda mengatakan “私には役不足です” saat diberi tugas atau meminta maaf karena tidak dapat mengerjakan tugas dengan baik, Anda pasti akan membuat atasan Anda marah. Itu karena frasa tersebut pada dasarnya mengandung makna “pekerjaan ini terlalu sederhana untuk orang sekaliber saya”. Apabila Anda khawatir pekerjaan yang ditugaskan tidak cocok atau di luar kemampuan Anda, ucapkanlah “私で力不足かもしれませんが、頑張ります” (“Watashi de wa chikarabusoku kamoshiremasen ga, ganbarimasu). Sebaliknya, bila Anda ingin meminta maaf karena performa Anda kurang baik dalam melaksanakan tugas, katakan “私の力不足で申し訳ありません” (“Watashi no chikarabusoku de moshiwake arimasen).

わが社 (Wagasha)

Ada banyak cara untuk mengatakan “perusahaan kami” dalam bahasa Jepang, termasuk “Wagasha”. Namun, perlu Anda ketahui bahwa “Wagasha” hanya digunakan di antara rekan kerja di perusahaan yang sama, dan akan terdengar arogan bila Anda menggunakannya dalam konteks lain. Umumnya, orang Jepang mengganti “Wagasha” dengan “heisha” (弊社) atau “tosha” (当社) untuk menunjukkan kerendahan hati ketika berbicara dengan klien atau orang lain dari luar tempat kerja.

なるほど (Naruhodo)

Ini adalah bentuk singkat dari “Naruhodo, sou desu ne”, yang digunakan untuk mengomentari atau mengakui apa yang dikatakan lawan bicara. Anda mungkin sering mendengar orang Jepang mengatakannya, tetapi di dunia kerja, frasa “Naruhodo” hanya diucapkan kepada seseorang yang posisinya berada di bawah Anda dalam hierarki perusahaan. Untuk frasa sopan dengan makna sama Anda bisa menggunakan “Ossharutoori desu” (仰る通りです / menunjukkan pengakuan/persetujuan) atau “Mattaku shirimasen deshita” (全く知りませんでした / menandakan bahwa Anda telah menerima informasi baru).

おわかりいただけたでしょうか (Owakari Itadaketa Deshouka)

Secara tata bahasa, tidak ada yang salah pada kalimat おわかりいただけたでしょうか (Apakah Anda sudah mengerti?) meski ada nuansa otoritas. Untuk mengendurkannya, gunakan “Gorikai itadaketa deshouka” (ご理解いただけたでしょうか), “Koko made de nanika goshitsumon wa arimasuka” (ここまでで何かご質問はありますか), atau “Gofumei na ten wa gozaimasenka” (ご不明な点はございませんか) ketika mengonfirmasi apakah semua orang sudah memahami informasi yang Anda berikan atau saat mengajukan pertanyaan.

お座りください (Osuwari Kudasai)

“Osuwari kudasai” secara teknis merupakan frasa hormat, tetapi dalam praktiknya terdengar seperti perintah. Hindari pula penggunaan “Suwatte kudasai” (座ってください) di kantor saat meminta seseorang untuk duduk. Sebagai gantinya, katakan “Okake kudasai.” (おかけください).

どちら様でしょうか、どなた様でしょうか (Dochirasama Deshouka atau Donatasama Deshouka?)

Istilah “sama” mungkin terkesan menghormati, tetapi kedua pertanyaan itu terlalu to the point menanyakan “Siapa Anda?”, yang bisa dianggap kasar bagi sebagian orang. Saat ada klien yang datang ke kantor Anda, menyapa mereka dengan mengatakan “Dochirasama deshouka” dapat diinterpretasikan sebagai sambutan yang kurang ramah. Agar terdengar lebih santun, coba sapa mereka dengan “Goraisha itadaki arigato gozaimasu, onamae wo ukagattemo yoroshii deshouka” (御来社いただきありがとうございます。お名前を伺ってもよろしいでしょうか) atau “Onamae wo okikase itadakemasu deshouka” (お名前をお聞かせいただけますでしょうか), yang berarti “Selamat datang. Bolehkah saya mengetahui nama Anda?”.

PIXTA

どうしますか (Dou Shimasuka?)

“Dou shimasuka” atau “Dou suru” (どうする) bukanlah frasa hormat, jadi jangan gunakan kepada atasan. Ganti dengan “ikaga itashimasuka” (いかがいたしますか) ketika menanyakan sesuatu atau pendapat orang yang kedudukannya lebih tinggi.

お客様をお連れしました (Okyakusama wo Otsure Shimashita)

Saat mengantarkan klien ke tempat atasan, Anda harus ingat bahwa posisi klien berada lebih tinggi dari atasan Anda. Mengatakan “Otsure shimashita” (お連れしました) mungkin sopan untuk atasan Anda, tetapi tidak terhadap klien. Oleh sebab itu, hindarilah penggunaan frasa tersebut pada situasi ini. Frasa hormat yang tepat adalah “Okyakusama wo goannai itashimashita” (お客様をご案内いたしました) atau “Omie ni narimashita” (お見えになりました).


Menguasai frasa Jepang formal dan sopan memang cukup sulit. Namun, bukan berarti Anda harus takut dan malah menghindarinya. Dengan mempelajari kesalahan-kelasahan umum, mengetahui kapan harus atau tidak menggunakannya, dan membiasakan diri, Anda pasti dapat berbicara bahasa bisnis Jepang dengan lancar dalam waktu singkat!

Kredit Gambar: PIXTA

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

5 Shares:
You May Also Like