Visa Dependent (Tanggungan) Jepang: Cara Membawa Pasangan atau Anak ke Jepang

Japan visa

Mayoritas warga negara asing yang tinggal jangka panjang di Jepang datang dengan visa kerja atau visa pelajar. Asalkan semua persyaratan terpenuhi, pasangan atau anak-anak dari warga negara asing yang bekerja di Jepang diizinkan untuk ikut tinggal sebagai tanggungan dengan visa dependent (家族滞在, “kazoku taizai”).

Lalu, siapa yang memenuhi syarat untuk visa dependent dan apa yang bisa dilakukan oleh pemegang visa ini selama tinggal di Jepang? Untuk menjawab semua pertanyaan itu, kami akan menjelaskan siapa yang dapat mengajukan permohonan visa dependent dan bagaimana proses pengajuannya. Kami juga menyertakan poin-poin penting yang dapat Anda jadikan pertimbangan seperti keuntungan dan beberapa potensi kerugian tinggal di Jepang dengan visa dependent.

Apa Itu Visa Dependent?

Sesuai namanya, Visa Dependent diberikan kepada pasangan dan anak-anak dari penduduk asing yang tinggal di Jepang. Visa dependent terikat dengan visa jangka panjang khusus pasangan atau orang tua. Jika visa jangka panjang utama diperbarui atau dibatalkan, visa dependent secara otomatis terpengaruh.

Siapa yang Memenuhi Syarat untuk Visa Dependent?

Couple looking over paperwork

Hanya pasangan menikah atau anak-anak yang diakui secara hukum dari seseorang yang memenuhi persyaratan visa kerja jangka panjang atau visa pelajar yang berhak mengajukan visa dependent Jepang. Otoritas imigrasi Jepang tidak akan menerbitkan visa dependent kepada pasangan yang belum menikah.

Selain itu, anak-anak dari pemegang visa jangka panjang adalah satu-satunya keluarga yang memenuhi syarat untuk visa dependent Jepang. Apabila anak tiri, statusnya harus sudah diadopsi oleh pemegang visa utama agar memenuhi syarat sebagai tanggungan. Keluarga lain seperti orang tua atau saudara kandung tidak memenuhi syarat untuk dibawa ke Jepang dengan status tanggungan.

Perlu dicatat bahwa meskipun sering ada kerancuan, visa dependent berbeda dari visa pasangan (spouse visa). Visa pasangan hanya diberikan kepada orang yang menikah dengan warga negara Jepang. Jika pasangan Anda bukan warga negara Jepang dan Anda berencana ikut tinggal di Jepang, Anda perlu mengajukan permohonan visa dependent.

Cara Mengajukan Visa Dependent

Young couple doing paperwork

Sebelum seorang tanggungan dapat masuk ke Jepang, otoritas imigrasi akan meminta bukti hubungan antara sponsor visa dan tanggungan. Pemegang visa utama juga harus membuktikan kemampuannya untuk membiayai tanggungan. Dalam banyak kasus, lowongan pekerjaan dari perusahaan Jepang sudah menyertakan dukungan visa (visa sponsorship) untuk tanggungan sebagai bagian dari fasilitas mereka. Jika ini tidak dinyatakan dengan jelas, harap tanyakan kepada perekrut sebelum Anda melamar.

Apabila perekrut tidak memberikan sponsor visa tanggungan, atau Anda pindah ke Jepang dengan visa belajar jangka panjang, Anda masih dapat mengajukan permohonan untuk membawa pasangan atau anak-anak Anda ke Jepang sebagai tanggungan. Namun, Anda perlu menyerahkan bukti kepada otoritas imigrasi bahwa Anda mampu mendukung mereka secara finansial selama tinggal di Jepang.

Proses Pengajuan Visa Dependent

Japan visa application form

Proses pengajuan visa dependent relatif mudah. Namun, karena perlu waktu hingga berbulan-bulan untuk menyelesaikan seluruh prosesnya, pastikan Anda mengajukan sesegera mungkin.

Permohonan visa dependent dapat dilakukan bersamaan dengan visa kerja utama atau setelah visa kerja utama diterbitkan. Artinya, pengajuan permohonan visa dependent untuk pasangan atau anak bisa menyusul di kemudian hari setelah pemegang visa kerja atau pelajar tiba di Jepang.

Untuk mengajukan permohonan visa dependet, Anda harus mengisi formulir dan menyerahkan salinan dokumentasi spesifik yang membuktikan hubungan Anda dengan pasangan atau anak. Dokumen ini biasanya berupa akta nikah atau akta kelahiran. Semua kelengkapan dokumen diserahkan ke kedutaan Jepang di Indonesia, atau Kantor Imigrasi jika Anda sudah berada di Jepang.

Japan visa

Otoritas imigrasi di Jepang mungkin meminta dokumen-dokumen tertentu diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang oleh penerjemah terakreditasi. Anda juga perlu memberikan bukti bahwa Anda bekerja di Jepang untuk menunjukkan kemampuan Anda mendukung tanggungan, serta salinan paspor dan foto paspor tanggungan.

Setelah kelengkapan dokumen diserahkan ke otoritas imigrasi Jepang, Anda hanya tinggal menunggu prosesnya. Jika semua kriteria terpenuhi, Anda akan menerima Sertifikat Kelayakan (Certificate of Eligibility), yang diterbitkan oleh Kementerian Kehakiman untuk mengonfirmasi bahwa pihak berwenang Jepang telah menyetujui pengajuan visa Anda.

Bawalah Sertifikat Kelayakan tersebut ke Kedutaan Besar Jepang di Indonesia agar mereka dapat menerbitkan visa. Pemrosesan Sertifikat Kelayakan dan penerbitan visa oleh kedutaan biasanya memakan waktu kurang lebih satu minggu. Anda juga perlu membayar biaya sekitar 3,000 yen, yang dibayarkan dalam rupiah.

Father with children looking at computer

Apabila tanggungan ikut tinggal di Jepang sebagai bagian dari fasilitas pekerjaan yang diperoleh pemegang visa utama, kedua pengajuan visa umumnya diproses bersamaan. Dalam hal ini, pihak perekrut di Jepang yang akan mengurus sebagian besar proses pengajuan, baik untuk visa kerja maupun visa tanggungan, karena sudah menjadi bagian dari proses perekrutan.

Anda hanya perlu mengirimkan salinan akta nikah (untuk pasangan) atau akta kelahiran (untuk anak), foto paspor, dan dokumen lain kepada perekrut yang kemudian akan digabungkan dengan kelengkapan dokumen lainnya untuk diserahkan ke otoritas imigrasi atas nama Anda. Setelah disetujui dan Sertifikat Kelayakan diterima perusahaan perekrut, mereka harus mengirimkannya kepada Anda agar dapat digunakan untuk mengajukan visa di kedutaaan Jepang setempat.

Tinggal di Jepang dengan Visa Dependent – Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Dilakukan

Meskipun visa dependent mengizinkan Anda untuk tinggal di Jepang, bukan berarti Anda bebas melakukan apa saja di sana. Ada sejumlah ketentuan yang mungkin akan membatasi Anda untuk melakukan sesuatu. Salah satunya adalah Anda tidak diizinkan bekerja di Jepang dengan visa dependent. Namun, bila mau, Anda bisa mengajukan permohonan agar bisa bekerja paruh waktu maksimal 28 jam seminggu.

Bekerja di Jepang dengan Dependent Visa

Filling out form

Untuk dapat bekerja di Jepang, tanggungan harus mengajukan izin untuk terlibat dalam aktivitas selain yang diizinkan status tinggalnya (disebut 資格外活動許可 atau “shikakugai-katsudou kyoka”). Proses pengajuannya sangat mudah, cukup isi formulir dan kirim ke kantor imigrasi.

Dibutuhkan waktu sekitar satu minggu bagi otoritas imigrasi untuk memproses permintaan dan Anda dapat mengajukan permohonan hak kerja meski sedang tidak melamar pekerjaan.

Walaupun diberi hak kerja, tanggungan dilarang bekerja di industri tertentu, terutama yang berkaitan dengan industri hiburan, seperti bar, klub malam, toko pachinko, dan game center.

Cara Lain untuk Bekerja Sebagai Tanggungan di Jepang

Job interview concept

Bagi tanggungan yang ingin bekerja lebih dari 28 jam seminggu, carilah perekrut yang dapat mensponsori Anda dengan visa kerja. Beberapa perekrut mungkin enggan melakukannya, tetapi jika Anda cukup beruntung menemukan perekrut yang mau mensponsori Anda visa kerja, mereka harus mengajukan permohonan ke otoritas imigrasi atas nama Anda untuk mengubah jenis visa dari tanggungan menjadi visa kerja.

Pikirkan baik-baik sebelum melakukan perubahan visa karena mungkin ada beberapa batasan pada visa kerja utama yang berhubungan dengan visa dependent. Misalnya, ada perusahaan yang menggabungkan kontribusi pensiun dan biaya kesehatan tanggungan ke dalam total upah pemegang visa kerja. Jika tanggungan bekerja purnawaktu dengan visa kerja, kontribusi tersebut akan dihentikan dan diganti dari gaji mereka sendiri.

Selain itu, beberapa perusahaan juga memasukkan tunjangan tambahan untuk tanggungan sebagai bagian dari fasilitas yang mereka berikan kepada pemegang visa kerja utama. Apabila tanggungan beralih ke visa kerja, perekrut pasangan Anda juga perlu diberi tahu tentang hal ini karena tanggungan tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima tunjangan.

Pertimbangkan untuk Mendirikan Bisnis

Man on phone and computer

Cara lain untuk mendapat penghasilan dengan visa dependent adalah dengan mendirikan bisnis sendiri. Anda dapat mendirikan perusahaan perseorangan, yang disebut “kojin jigyo” (個人事業) di Jepang. Bisnis semacam ini memungkinkan Anda untuk bekerja sebagai pemilik tunggal dan sangat cocok untuk Anda yang ingin melakukan pekerjaan lepas.

Proses pengajuan pendirian perusahaan perseorangan juga relatif sederhana. Anda hanya perlu mengisi satu formulir yang merinci data Anda dan jenis bisnis yang akan dijalankan. Pada akhir tahun fiskal, Anda harus melaporkan penghasilan dari bisnis Anda ke kantor pajak dan membayar pajak terutang.

Namun, agar bisa bekerja sebagai pemilik tunggal, Anda masih perlu mengajukan “Izin Bekerja di Luar Status Tinggal”, yang berarti Anda hanya dapat bekerja maksimal 28 jam seminggu.

Selain kepemilikan tunggal, ada pilihan bisnis lain untuk tanggungan seperti mendirikan perusahaan saham (株式会社, kabushiki kaisha). Namun, perusahaan jenis ini memerlukan invensitasi yang besar dan terkadang Anda diharuskan mempekerjakan setidaknya dua orang Jepang.

Pajak untuk Pemegang Visa Dependent

Pekerjaan paruh waktu juga dikenakan pajak. Pajak penghasilan dipotong dari setiap gaji yang dibayarkan oleh perekrut, dan didasarkan pada jumlah pendapatan yang diperoleh. Sementara itu, pajak nasional dihitung dari pendapatan tahunan dan harus diajukan dari tanggal 16 Februari hingga 15 Maret setiap tahun untuk melihat apakah ada perbedaan dalam jumlah yang dibayarkan. Pengajuan SPT dilakukan di kantor administrasi setempat, dan jika Anda tidak tahu di mana lokasinya, silakan tanyakan di kantor kelurahan/kota tempat Anda tinggal.

Anda juga kemungkinan akan dikenakan pajak kota, yang dapat dipotong langsung dari gaji Anda atau dibayar di minimarket atau kantor kelurahan/kota setempat.

Membuka Rekening Bank di Jepang sebagai Tanggungan

Bank signs in Japanese

Harap dicatat bahwa seorang tanggungan tidak dapat membuka rekening bank di Jepang jika mereka belum tinggal di negara itu selama enam bulan. Tentu saja ini bisa menjadi masalah bagi orang yang ingin segera bekerja setelah tiba di Jepang. Anda mungkin perlu menginformasikan hal tersebut kepada calon perekrut untuk mendiskusikan apakah mereka menyediakan alternatif pembayaran gaji dengan cara lain.

Bawa Orang Tercinta Anda ke Jepang

Kendati visa dependent memungkinkan pasangan atau anak dari warga negara asing pemegang visa jangka panjang untuk tinggal di Jepang, ada beberapa kekurangan di dalamnya yang perlu dipertimbangkan. Jika tanggungan berencana mendapatkan penghasilan selama di Jepang, mereka hanya bisa bekerja selama 28 jam seminggu.

Bagi yang menginginkan lebih, seorang tanggungan perlu mencari cara untuk pindah ke visa jenis lain seperti menemukan perekrut yang mau mensponsori perubahan visa atau mendirikan bisnis sendiri. Namun, jika tanggungan adalah ibu rumah tangga atau anak dari pemegang visa utama yang tidak perlu bekerja, visa dependent sudah cukup memberikan kehidupan bahagia di Jepang.

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

4 Shares:
You May Also Like